Apologi Yang Tidak Ditawarkan.

Terbentuk wujud tanda tanyanya di akalku tentang kenapa satu bunyi pun tidak bisa ia hadirkan untuk sekurang-kurangnya memadam rindu-rinduku.

Benarlah semua yang telah diucap tentang pengorbanan. Belum tentu diterima olehmu pengorbanan yang sama walaupun sudah memberi sehabis daya.

Engkau pun tahu hanya kemarahanku yang bisa berbicara denganmu tadi malam. Kau hirup semua kemungkinan-kemungkinan, kau nafaskan semua manis dan khayalan-khayalan setelah aku melangkah membelakangi.

Menarikku lagi.
Menariku lagi.

Berganjak sekaligus berjarak.